Keluaran 21:24-25, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki, lencur ganti lencur, luka ganti luka, bengkak ganti bengkak.

Mat 5:38-42, Yesus mengajarkan hukum kasih, hukum kasih yaitu bicara tentang memberi. Bapa memberikan Anak, Anak memberikan Roh Kudus, Roh Kudus memberikan karunia-karunia Roh.

Ay. 43-45, mengasihi musuh karena dengan demikian kamu menjadi anak-anak Bapa-Mu. Bapa adalah kasih, kasih yang dinyatakan adalah kasih Agape. Kasih yang kita miliki adalah kasih Fileo, ada kepentingan. Menerapkan kasih dengan mengikis kepentingan-kepentingan pribadi untuk mencapai kasih Agape. Ada korban hati dan perasaan.

Ay. 46-48, menerapkan firman, menjalani hidup dengan kasih. Kasih itu sempurna, belajar dari Yesus ketika disalib, Stefanus ketika dirajam batu.

Cermin dari Allah itu adalah kasih.

Ay. 48 Kasih kita harus sempurna seperti Bapa (Agape) adalah sempurna.

Roma 8:31-32, bagaimana Allah ada di pihak kita ? Lakukan hukum kasih.

Matius 5:23, dalam hal persembahan atau ibadah kepada Tuhan, bereskan persoalan pribadi kita yang tidak berkenan pada Tuhan, sehingga kita berkenan kepada Tuhan, maka Tuhan ada di pihak kita.

Matius 5: 25, hati kita akan dipenjarakan jika kita tidak bereskan urusan yang yang tidak berkenan kepada Tuhan. Kita tidak dapat berdoa dengan baik, karena kita akan selalu akan ingat akan perkataan/perbuatan orang terhadap kita. Hati kita terpenjara dengan marah, kesal, dendam dan sakit hati.

Ay. 26, musuh yang terbesar adalah hati dan diri kita sendiri.

1 Yohanes 2:9-15, Firman Tuhan ini berlaku untuk semua dalam keluarga (anak dan orang tua), suami-istri.

1 Yohanes 3:11-15, mengasihi adalah wajib, membenci akan mengakibatkan Absintus = Ipuh = akar pahit sampai dengan kematian rohani.

Roma 12:9, kasih Agape adalah kasih yang sempurna.

Jika kita mengasihi tidak dengan kasih Agape, maka kasih kita adalah kasih yang pura-pura/munafik. Kasih Fileo seakan-akan Agape, maka kasih itu jahat di mata Tuhan, yang harus kita lakukan adalah meningkatkan kasih kita (dari Fileo sampai Agape), sehingga kita mengasihi dengan kasih yang tidak pura-pura.

Ay. 10-12, Lakukanlah yang baik, minta kemampuan pada Tuhan untuk menjalani hal-hal yang baik, karena pembalasan adalah hak Tuhan (ay.19)

Kerjakan bagian kita dengan selesaikan hati kita, seperti meja perjamuan Tuhan yang kita terima, serahkan sepenuhnya hati dan pikiran kita pada Tuhan.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 7 September 2014                               
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Keluaran 21:24-25


Ibadah Umum, 9 Desember 2018

Tanggal : 9 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 12:43-45

Kehidupan kekristenan kita tidak boleh stagnan. Petrus pernah mengalami kegagalan karena kecewa dalam hidupnya. Namun ketika ia mau bergerak dan mengikuti perintah Tuhan, ia diberkati dengan melimpah dan jalanya tidak koyak (Lukas 5:1-11, Yohanes 21:1-3).

Mengapa akhir-akhir ini banyak orang Kristen yang mudah kecewa ? (Matius 12:43-45) Banyak orang Kristen yang rohaninya bersih tersapu dan rapi teratur, namun kosong. Saat rohani kita kosong, kondisi kita akan memburuk lebih dari sebelumnya.

Read more ...

Ibadah Umum, 2 Desember 2018

Tanggal : 2 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Yohanes 21:1-13

(Markus 4:1) Tuhan Yesus berbicara dengan orang banyak di tepi danau. Demikian banyaknya orang, membuat Yesus harus berbicara dari atas perahu di tepi pantai.

(Lukas 5:1-11) Di tepi pantai danau Genezaret Yesus mengajar orang banyak dari atas perahu. Orang banyak yang tidak mau beranjak dari pantai, dilambangkan dalam pelajaran Tabernakel sebagai mereka yang tinggal di pelataran, yaitu mereka yang akan masuk aniaya besar di zaman antikris (Wahyu 12:17-18). Mereka adalah orang-orang kebanyakan, bagian dari sekumpulan besar orang yang gagal masuk gereja sempurna.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 November 2018

Tanggal : 22 November 2018
Pembicara : Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:12-17

Didikan dan ajaran Allah terasa terlalu berat bagi sebagian orang. Dalam menjalani pertandingan iman, kita tidak harus menjalaninya sendiri. Kita harus saling mendukung antar sesama anak Tuhan. Kita berjalan bersama saling menguatkan tangan yang lemah dan lutut yang goyah.

Komsel dan wadah-wadah diadakan dengan tujuan agar kita dapat saling menguatkan antara sesama anak Tuhan. Dalam perlombaan iman, kita tidak akan kuat berjalan sendiri. Dalam kelompok kecil, kita juga saling menajamkan dan saling mengasah (Amsal 27:17). Kita juga bertekun dalam pengajaran firman Tuhan untuk saling menguatkan, saling mendukung, mengingatkan / menegur (Kisah 2:41-42,46, Ibrani 10:24-25)

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 17 Des 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 19 Des 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 20 Des 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 21 Des 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.