Keluaran 14:9-14, Firaun dengan segala pasukannya mengejar bangsa Israel, kondisi yang ada saat itu bahwa bangsa Israel mengeluh karena ketakutan dengan apa yang mereka pikirkan. Apa yang ada di hati mereka, tidak happy. Karena tidak sesuai dengan yang Allah janjikan.

Keluaran 15:22-25, mereka haus dan tidak mendapat-kan air, ketika sampai di Mara. Mereka mendapatkan air, tetapi air itu pahit, sehingga mereka kembali bersungut-sungut.

Dalam kehidupan orang Kristen yang terjadi saat ini adalah kepahitan, kekuatiran akan masa depan. Tetapi kita sebagai orang Kristen harus keluar dari kepahitan dan kekuatiran serta mencari Tuhan dengan segenap hati.

Markus 3:16, Simon seorang yang labil.

Matius 26:30-38, 69-75, seorang yang begitu luar biasa, tetapi labil seperti bulu, membela dengan luar biasa tetapi menyangkal sampai 3 kali sama halnya dengan orang Kristen yang sangat membela dalam pelayanan Tuhan, tetapi suatu ketika menyangkal apa yang telah diucapkan.

Yohanes 13:21-25, seakan-akan Petrus tidak ingin menonjol, pelajaran buat kita bahwa jangan bersembunyi di balik orang, tetapi hati kita ingin menonjol, ingin dilihat orang. Mari kita mengikut Tuhan dengan apa adanya kita.

Galatia 2:11-13, Paulus mencela Petrus karena munafik.

Kelihatannya membela tetapi akhirnya menyangkal, ketika berada dalam kehidupan tidak berani menyuara-kan suara Tuhan.

Filipi 4:8-9, Allah sumber damai, terus menerus kerjakan untuk Tuhan.

Yosua 1:8, renungkanlah siang dan malam, jangan lupa memperkatakan hal-hal yang positif, yang membangun.

Mazmur 1:2-3, kesukaannya Taurat Tuhan.

Roma 8:26:30, Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan melalui Roh Kudus.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.



Tanggal          : 24 Agustus 2014                               
Pembicara       : Bapak Gembala
Ayat Pokok     : Keluaran 14:9-14


Ibadah Umum, 10 Juni 2018

Tanggal : 10 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Amsal 3:1-2
Tema : Sejahtera


(Amsal 3:1-2) Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepada kita bila kita tidak melupakan ajaran Tuhan dan memelihara perintah Tuhan. Kata sejahtera dalam bahasa Ibrani tertulis Shalowm, dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Completeness, Welfare, Health, Prosperity. Saat kita hidup sejahtera, kita akan menikmati keselamatan, kesehatan, kekayaan dan kelengkapan.

Kekayaan akan kita peroleh ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, dan dengan penghasilan pertama dari segala usaha kita (Amsal 3:9-10,16). Kesehatan akan menjadi bagian kita ketika kita hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Amsal 3:8).

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Juni 2018

Tanggal : 3 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 3:7-12


(Matius 3:7-12) Ketika Yohanes Pembaptis membaptis di sungai Yordan, ia berbicara kepada orang Farisi dan orang Saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal Taurat, namun tidak berbuah dalam kehidupan nyata. Yohanes berkata kapak dan alat penampi telah tersedia untuk mereka.

Apa yang disampaikan Yohanes Pembaptis, sama dengan yang disampaikan Yesus (Yohanes 15:1-6). Yesus berkata barangsiapa yang tidak tinggal di dalam Dia, akan menjadi kering, lalu dibuang dan dicampakkan ke dalam api.

Yesus juga memperingatkan kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Mereka terlihat seperti domba, padahal mereka adalah serigala yang buas. Kita dapat melihat dan mengenal mereka dari buahnya. (Matius 7:15-23)

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 20 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 21 Juni 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Juni 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa,19 Juni 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 22 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.