Ada tiga nama yang berhasil mengikuti standar kasih yang ditetapkan Tuhan.

1. Daud
1 Samuel 17:1-12: Raja Saul melihat masalah dari mata, didengar oleh telinga sehingga ada rasa takut dan meninggalkan Tuhan. Yang dilihat adalah Goliat, bukan Tuhan.

1 Samuel 17:26-27, Daud berkata yang positif. Saul menggunakan logikanya.

Dalam kehidupan kita ada permasalahan hidup, apakah kita tetap bergantung pada Tuhan atau kita akan seperti Saul ?

Dalam hal ini Daud maju membela Tuhan, mempertaruhkan hidupnya karena mengasihi Tuhan. Dia barisan Allah yang hidup, apakah kita juga barisan Allah yang hidup ?

1 Samuel 17:41-43, Daud membela Tuhan, pelajaran bagi kita bagaimana memandang permasalahan dari hati kita bagi Tuhan. Kasih mengatasi masalah yang ada. Daud mengasihi Tuhan lebih dari segalanya.

1 Tawarikh 22:14, dalam kehidupan Daud tidak semuanya dijalani dengan mudah. Ada upaya, sama dengan kehidupan kita. Segala kekayaan Daud tidak membuat ia jauh dari Tuhan. Harta bukan menjadi kendala bagi Daud untuk mengasihi Tuhan.

2. Abraham
Kejadian 15:1-4, Abram diberkati Tuhan. Abram tahu bahwa Sara tidak akan punya anak.

Kejadian 17:1-5 & 15, Penantian lama Abram dan Sarai, mempunyai anak Ishak. Pelajaran bagi kita bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.

Kejadian 22:9-12, bahwa anak tunggal dipersembahkan, betapa taatnya dia kepada Tuhan.

Kehidupan Daud melekat kepada Tuhan. Hartanya diberikan kepada Tuhan.

Abraham mempersembahkan anaknya yang tunggal. Semuanya dilakukan karena kasih.

3. Yesus
Matius 1:1, Yesus melakukan kasih, menyembuhkan orang sampai dengan perjamuan Tuhan.

Matius 27:45-46, sejak jam 12 siang, Yesus berdiri sebagai manusia seutuhnya. Murid-murid meninggalkan Dia. Kasih agape yang luar biasa. Yesus mati, bangkit dan naik ke surga.

Wahyu 22:21, kasih Yesus tidak pernah meninggalkan.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.

Tanggal          : 16 Maret 2014                              
Pembicara       : Bpk. Yohanes Kuntjoro
Ayat Pokok     : Matius 1:1
Tema              : Kasih


Ibadah Umum, 7 Januari 2018

Tanggal : 7 Jan 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Wahyu 7:1-8
Tema : 144.000

Kata meterai di dahi dalam Wahyu 7:1-8, bicara tentang Gereja Sempurna. Apakah 144.000 orang yang menerima meterai di dahi bangsa Israel ?

(Kej 22:17) Keturunan Abraham akan menjadi sangat banyak, seperti bintang di langit dan pasir di tepi laut. Pada mulanya, bintang di langit melambangkan bangsa Israel dan pasir di tepi laut melambangkan bangsa lain di luar Israel. (Roma 11:15-24) Penolakan bangsa Israel atas Yesus membuat mereka “diturunkan” menjadi pasir di tepi laut. Sebaliknya, kita yang percaya kepada Yesus diangkat dan berhak menerima status sebagai bintang di langit.

(Roma 11:25) Walaupun begitu, Israel tetap adalah biji mata Allah. Saat quota telah dipenuhi oleh bangsa-bangsa di luar Israel, maka bangsa Israel akan di cangkokkan kembali ke tunas zaitun yang sejati. Tapi status mereka tetap sebagai pasir di tepi laut.

Read more ...

Ibadah Tahun Baru, 1 Januari 2018

Tanggal : 1 Jan 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Kej 12:1-3

(Kej 12:1-3) Janji Allah kepada Abram, menjadi rencana Allah yang besar bagi umat manusia. Selain janji, terkandung pula peringatan bagi mereka yang memberkati atau mengutuk Abram/Abraham

(Kej 15:5) Janji Allah kepada Abraham, keturunannya akan sangat banyak seperti bintang di langit. (Kej 22:17) Banyaknya keturunan Abraham juga seperti pasir di laut. Bintang di langit melambangkan orang Kristen yang bercahaya dan mendapatkan janji Allah yang disampaikan kepada Abraham.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 11 Januari 2018

Tanggal : 11 Jan 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Efesus 4:3

Berusaha memelihara kesatuan Roh, satu tubuh dan satu Roh. Kaum Pria adalah kepala / imam. Kita harus sadar dan berjaga-jaga (1 Petrus 5:8). Iblis senantiasa berjalan berkeliling mencari mangsa yang dapat ditelannya. Yesus yang duduk di sebelah kanan Allah membela anak-anakNya, hingga suatu masa ketika Ia tidak lagi membela manusia karena pilihan manusia itu sendiri.

(Efesus 6:10) Karena itu hendaklah kita kuat agar kita dapat bertahan di dalam kekuatan kuasaNya melawan tipu muslihat iblis. Iblis bekerja seperti malaikat terang. Ada kalanya iblis bekerja melalui penyampaian firman dengan memanipulasi kebenaran.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 15 Jan 2018 di rumah ibu Yenny Kuntjoro, VMM
  • Rabu, 17 Jan 2018 di rumah Oma Sonya, Gading Serpong
  • Kamis, 18 Jan 2018 di rumah Ibu Hilda, BSD dan di rumah ibu Esther, Alam Sutera

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 16 Jan 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 16 Jan 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 19 Jan 2018 di Kel. Eko Sumitro, VMM

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.