Kasih yang membawa kita kepada kesempurnaan. Kasih yang harus diperjuangkan dalam kehidupan kita sebagai orang percaya.

1 Kor 3:4 dst : Karunia Roh akan berakhir. Karunia Roh tidak akan berkarya. Sebagai orang percaya kita harus bertumbuh dan meraih Karunia Roh. Tapi ketika yang sempurna itu datang (Kasih Agape), maka kasih agape itu yang membawa kita ke gereja sempurna.

Hari ini kita akan melihat bahwa kata sempurna itu dalam KJV ditulis completeness. Dalam bahasa Grika/Yunani, ada 2 arti:

1. Usia Penuh; artinya tidak lagi dibatasi oleh usia / umur. Kita akan memasuki satu phase, di mana seseorang tidak lagi dibatasi oleh umur. Ketika gereja menuju kepada kesempurnaan, Tuhan melihat kesungguhan kita, ketekunan kita, perjuangan kita, kemauan kita, kerinduan kita dan kesetiaan kita. Melalui semua kriteria itu, maka ada satu target yang Tuhan berikan. Kita harus mengakui bahwa tidak seorangpun bisa mencapai kemauan Tuhan yang utama pada awalnya.

Wahyu 11:1 dst : Rasul Yohanes diberikan sebatang buluh (meteran/ukuran) sebagai tongkat pengukur. Yang diukur adalah bait suci Allah / kehidupan kita dan mezbah (doa kita) dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada target, yang Tuhan berikan kepada orang Kristen. Ada ukuran Tuhan yang harus kita capai. Jadi kita tidak bisa berkata, aku lebih dari dia. Karena Tuhan yang mengukur bukan kita yang mengukur. Ukuran Tuhan memang tidak mudah, tapi itu bisa dicapai oleh setiap orang, bergantung kita mau atau tidak.

Usia penuh : tidak dibatasi lagi oleh usia. Ketika Lucifer dicampakkan, maka waktu mulai berlaku untuk Lucifer. Allah ingin manusia bersekutu dengan Dia. Persekutuan itu adalah kerinduan dan kehendak Allah. Ketika manusia jatuh dalam dosa, maka waktu mulai berlaku bagi manusia. Allah yang menentukan waktu tersebut bagi manusia (umur).

Wahyu 12:1 dst : Ketika manusia jatuh dalam dosa, kebenaran manusia seperti kain kotor. Tanpa kesempurnaan kita tidak bisa menikah dengan Yesus. Oleh sebab itu gereja harus sempurna dulu. Kasih yang sempurna itu membawa kita menjadi gereja yang sempurna. Gereja yang sempurna itu membawa kita menjadi mempelai. Yang sempurna adalah roh (Naos), bukan tubuh yang sempurna. Roh kita yang menikah dengan Roh Tuhan, melalui Roh Kudus yang ada dalam kita.

2. Man (Laki-Laki), artinya Human (kemanusiaan).
Daniel 9:24 dst : Alkitab berkata apa yang dikerjakan Yesus, juga dikerjakan Anti Kris. Kita memiliki Tri Tunggal, Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus. Iblispun juga memiliki tri tunggal: Lucifer, Anti Kris dan Gereja Palsu dalam roh.

Ayat 24: Ketika yang sempurna terjadi, maka tidak ada lagi dosa. Tetapi bagi gereja yang tidak bertumbuh, tetap akan ada kefasikan, tetap ada dosa dan ketidak-adilan. Mereka selamat karena telah menerima Yesus, tetapi mereka tidak disingkirkan karena tidak mencapai kesempurnaan. Mereka masuk 3.5 tahun anti Kris.

Human kita masih ada di sana, karena kita belum sempurna. Oleh sebab itu kejarlah kasih yang sempurna.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.


 

Tanggal          : 2 Maret 2014                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : 1 Korintus 13:4
Tema              : Kasih Yang Sempurna


Ibadah Umum, 7 Januari 2018

Tanggal : 7 Jan 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Wahyu 7:1-8
Tema : 144.000

Kata meterai di dahi dalam Wahyu 7:1-8, bicara tentang Gereja Sempurna. Apakah 144.000 orang yang menerima meterai di dahi bangsa Israel ?

(Kej 22:17) Keturunan Abraham akan menjadi sangat banyak, seperti bintang di langit dan pasir di tepi laut. Pada mulanya, bintang di langit melambangkan bangsa Israel dan pasir di tepi laut melambangkan bangsa lain di luar Israel. (Roma 11:15-24) Penolakan bangsa Israel atas Yesus membuat mereka “diturunkan” menjadi pasir di tepi laut. Sebaliknya, kita yang percaya kepada Yesus diangkat dan berhak menerima status sebagai bintang di langit.

(Roma 11:25) Walaupun begitu, Israel tetap adalah biji mata Allah. Saat quota telah dipenuhi oleh bangsa-bangsa di luar Israel, maka bangsa Israel akan di cangkokkan kembali ke tunas zaitun yang sejati. Tapi status mereka tetap sebagai pasir di tepi laut.

Read more ...

Ibadah Tahun Baru, 1 Januari 2018

Tanggal : 1 Jan 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Kej 12:1-3

(Kej 12:1-3) Janji Allah kepada Abram, menjadi rencana Allah yang besar bagi umat manusia. Selain janji, terkandung pula peringatan bagi mereka yang memberkati atau mengutuk Abram/Abraham

(Kej 15:5) Janji Allah kepada Abraham, keturunannya akan sangat banyak seperti bintang di langit. (Kej 22:17) Banyaknya keturunan Abraham juga seperti pasir di laut. Bintang di langit melambangkan orang Kristen yang bercahaya dan mendapatkan janji Allah yang disampaikan kepada Abraham.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 11 Januari 2018

Tanggal : 11 Jan 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Efesus 4:3

Berusaha memelihara kesatuan Roh, satu tubuh dan satu Roh. Kaum Pria adalah kepala / imam. Kita harus sadar dan berjaga-jaga (1 Petrus 5:8). Iblis senantiasa berjalan berkeliling mencari mangsa yang dapat ditelannya. Yesus yang duduk di sebelah kanan Allah membela anak-anakNya, hingga suatu masa ketika Ia tidak lagi membela manusia karena pilihan manusia itu sendiri.

(Efesus 6:10) Karena itu hendaklah kita kuat agar kita dapat bertahan di dalam kekuatan kuasaNya melawan tipu muslihat iblis. Iblis bekerja seperti malaikat terang. Ada kalanya iblis bekerja melalui penyampaian firman dengan memanipulasi kebenaran.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 15 Jan 2018 di rumah ibu Yenny Kuntjoro, VMM
  • Rabu, 17 Jan 2018 di rumah Oma Sonya, Gading Serpong
  • Kamis, 18 Jan 2018 di rumah Ibu Hilda, BSD dan di rumah ibu Esther, Alam Sutera

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 16 Jan 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 16 Jan 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 19 Jan 2018 di Kel. Eko Sumitro, VMM

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.