Efesus 4:11-16: Melalui pengetahuan yang benar kita menuju kedewasaan penuh untuk menerima tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, sehingga kita tidak diombang-ambingkan dalam rupa-rupa pengajaran dan penyesatan. Bertumbuh ke arah Kristus dalam segala hal.

Ayat 16 prosesnya melalui pengikatan menjadi 1, yaitu pelayanan. Bicara pelayanan yaitu ibadah + pelayanan dalam ibadah.

Menerima pertumbuhan berarti membangun dirinya dalam kasih, pertumbuhan bisa terjadi dengan apa yang disampaikan di atas mimbar dan jemaat mau membangun dirinya dengan 5 jawatan yang ada. Jemaat diajarkan, dibina untuk tidak terombang-ambing dalam rupa-rupa pengajaran, dan menghasilkan pertumbuhan jemaat, tidak pasif dan harus membangun dirinya.

1 Korintus 3:1-10: Masuknya hamba Tuhan yaitu Apolos. Siapa itu Apolos dan diapa itu Paulus ? Yang penting adalah pertumbuhannya.

Ayat 16-17: Bahwa kamu adalah bait Allah, sehingga hamba Tuhan harus membangun dirinya sendiri, begitu juga jemaat.

Kis 18:24-28: Seorang Apolos punya semangat tetapi hanya mengerti baptisan Yohanes yaitu pertobatan dalam Tabernakel, bicara tentang halaman/pekarangan.

Kis 19:1-8: Paulus menyampaikan tentang kerajaan Allah. Kerajaan Allah bicara tentang Roma 14:17: Kebenaran, damai sejahtera, sukacita oleh Roh Kudus. Bukan hanya sampai di jalan Tuhan tetapi harus mengalami kerajaan Allah (ruang kudus).

1 Kor 3:18-23: Mengapa jemaat harus mengerti kerajaan Allah, bahwa dalam menjalankan kegiatan atau aktivitas diperlukan hikmat, karena itu kehendak Allah yaitu membawa kita kepada hikmat Allah bicara tentang Roh Kudus, kerajaan Allah sehingga kita bisa menjalani hidup ini.

Dalam segala keberadaan dan memiliki kebebasan maka kita harus berjalan dengan memiliki Roh Kudus. Kristus akan membawa kita kepada Allah melakui gereja sempurna.

Yang Allah inginkan adalah kita memiliki Kristus dan Kristus memiliki kita dan Kristus akan membawa kita kepada Allah. Kristus yang diurapi yaitu hikmat dari Allah.

Jemaat harus bertumbuh: dari pekarangan --> ruang kudus --> maha kudus. Bukan mundur/turun: ruang kudus --> pekarangan. Itu yang Paulus katakan: susu yang mereka terima bukan makanan keras.

Amin.

Tuhan Yesus memberkati.


 

Tanggal          : 19 Januari 2014                              
Pembicara       : Bpk. Gembala
Ayat Pokok     : Efesus 4:11-16
Tema              : Pengetahuan Yang Benar


Ibadah Umum, 10 Juni 2018

Tanggal : 10 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Amsal 3:1-2
Tema : Sejahtera


(Amsal 3:1-2) Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepada kita bila kita tidak melupakan ajaran Tuhan dan memelihara perintah Tuhan. Kata sejahtera dalam bahasa Ibrani tertulis Shalowm, dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Completeness, Welfare, Health, Prosperity. Saat kita hidup sejahtera, kita akan menikmati keselamatan, kesehatan, kekayaan dan kelengkapan.

Kekayaan akan kita peroleh ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, dan dengan penghasilan pertama dari segala usaha kita (Amsal 3:9-10,16). Kesehatan akan menjadi bagian kita ketika kita hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Amsal 3:8).

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Juni 2018

Tanggal : 3 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 3:7-12


(Matius 3:7-12) Ketika Yohanes Pembaptis membaptis di sungai Yordan, ia berbicara kepada orang Farisi dan orang Saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal Taurat, namun tidak berbuah dalam kehidupan nyata. Yohanes berkata kapak dan alat penampi telah tersedia untuk mereka.

Apa yang disampaikan Yohanes Pembaptis, sama dengan yang disampaikan Yesus (Yohanes 15:1-6). Yesus berkata barangsiapa yang tidak tinggal di dalam Dia, akan menjadi kering, lalu dibuang dan dicampakkan ke dalam api.

Yesus juga memperingatkan kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Mereka terlihat seperti domba, padahal mereka adalah serigala yang buas. Kita dapat melihat dan mengenal mereka dari buahnya. (Matius 7:15-23)

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 20 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 21 Juni 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Juni 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa,19 Juni 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 22 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.