Ayat hari ini berbicara tentang kepala rumah tangga. Ini terlihat apabila kita membaca ayat 2 & 3. Bagaimana kehidupan seorang kepala rumah tangga yang takut akan Tuhan.

Sebagai kepala rumah tangga kita menghadapi berbagai persoalan sehari-hari. Banyak yang mulai khawatir lalu melakukan hal-hal yang di luar kehendak Tuhan.

Pemazmur berkata apabila kita tetap ada di jalurnya Tuhan, kita tidak perlu takut. Setiap orang yang takut akan Tuhan adalah mereka yang bukan hanya setia beribadah, tapi juga orang yg mau mendengarkan dan hidup taat kepada Firman Tuhan. Orang yang takut akan Tuhan akan hidup melakukan kehendak Tuhan

Ayat 4 kemudian berbicara tentang seorang laki-laki. Sejak zaman Adam, Nuh dan Abraham, Tuhan sangat memperhatikan kondisi kepala keluarga. Ayub 42:12-17 menceritakan bagaimana Ayub dipulihkan sebagai kepala keluarga. Apapun yang sudah terjadi terhadap Ayub, dia tetap setia kepada Tuhan.

Banyak anak Tuhan yang meninggalkan Tuhan karena berbagai persoalan dalam hidupnya.

Tuhan berjanji untuk memberikan kebahagiaan kepada kita yang takut akan Tuhan. Kita tidak perlu kuatir akan persoalan karena Tuhan akan memberkati kita. Ada kebahagiaan yang Tuhan sediakan bagi kita dan keluarga kita.

Tuhan Yesus Memberkati.



Pembicara : Bpk. Ferdy
Ayat Pokok : Maz 128:1
Tema : Kebahagiaan bagi mereka yang Takut akan Tuhan


Ibadah Umum, 9 September 2018

Tanggal : 9 September 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Kejadian 4:1-5

(Kejadian 4:1-5) Ada dua jenis korban yang dipersembahkan Kain & Habel. Korban dari Kain tidak diindahkan Tuhan, sedangkan korban dari Habel diindahkan Tuhan.

Korban yang Tidak Diindahkan Tuhan

1. Ibadah yang Tidak Berkenan (Yesaya 1:10-20)
Ibadah yang tidak berkenan di hadapan Tuhan adalah ibadah yang tidak berbuah, tidak mengubah kehidupan kita. Ibadah dan korban kita akan diterima bila kita bertobat dan mau mengubah kehidupan kita menjadi berkenan di hadapan Tuhan.

Read more ...

Ibadah Umum, 2 September 2018

Tanggal : 9 September 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Matius 18:18

(Kejadian 4:1-5) Habel menjadi lambang dari korban, karena Allah tidak ingin kutukan itu terus berjalan. Habel membersembahkan korban yang diindahkan Tuhan, yaitu anak sulung dari ternaknya. Anak sulung berbicara tentang korban Yesus.

Yesus telah menerima kutuk dari dosa di atas kayu salib, sehingga kita telah bebas dari kutuk akibat dosa (Galatia 3:13-14). Ketika kita percaya kepada Yesus, kita dibebaskan dari segala kutuk. Dengan kematian Yesus, hukum kutuk telah diubahkanNya menjadi hukum berkat .

Read more ...

Ibadah Pelprip, 13 September 2018

Tanggal : 9 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 11:30-40

Yosua taat mengikuti perintah Allah mengelilingi tembok Yerikho, sehingga tembok itu runtuh (Ibr 11:30). Setelah Yosua dan bangsa Israel menang pertempuran di Yerikho dan Ai, mereka menjadi terlalu percaya diri, sehingga mereka mengambil keputusan sendiri tanpa bertanya kepada Tuhan (Yosua 9:1-15).

Dalam kehidupan kita, seringkali iman kita terganggu oleh kepercayaan tinggi yang terlalu tinggi sehingga kita lupa mengikut-sertakan Tuhan dalam keputusan kita.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 17 September 2018 di rumah ibu Yunita, Villa Melati Mas
  • Rabu, 19 September 2018 di rumah ibu Lydia, Gading Serpong
  • Kamis, 20 September 2018 di rumah ibu Henny, BSD, dan di rumah ibu Dewi, Alam Sutera

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 18 September 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 18 September 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 21 September 2018 pukul 19:30 di rumah Kel. Eko Sumitro, Villa Melati Mas

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.