Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan. Dalam terjemahan lain, takut akan Tuhan menggunakan kata reverend yg berarti menunjukkan rasa kagum, hormat yang besar. Juga digunakan kata Pious yg berarti beriman, tulus dan saleh.

Kata Worshipful juga digunakan menggambarkan takut akan Tuhan. Kata ini sama dengan adore, devoted yaitu mengasihi Tuhan, jatuh cinta pada Tuhan.

Menyediakan waktu yg khusus itk Tuhan sangat penting untuk kita mencapai taraf takut akan Tuhan. Membaca Firman setiap hari adalah salah satu cara agar kita dapat lebih mengenal Tuhan.

Dalam satu kajian di Inggris (generation gap) yang menggolongkan generasi kepada beberapa golongan, generasi Z adalah mereka yg lahir tahun 1995 hingga saat ini. Kebanyakan anak-anak kita merupakan generasi ini. Mereka hidup dalam masa di mana teknologi berkembang sangat cepat. Bila mereka tidak dibekali firman, mereka akan dikuasai oleh dunia.

Pengetahuan bagi orang Kristen (Kol 1:9-10) bertujuan agar kita mengetahui kehendak Allah yg sempurna utk kita dan keluarga kita. Supaya kita hidup layak dan berkenan kepada Tuhan, kita harus bertumbuh dan memberi buah dalam pekerjaan yg baik.

Orang bodoh adalah mereka yg tidak mau menerima didikan dan pengajaran. Mereka akan binasa.(Hosea 4:6)



Tuhan Yesus Memberkati.



Pembicara : Bpk. Hardi
Ayat Pokok : Amsal 1:75
Tema : Takut akan Tuhan


Ibadah Umum, 9 September 2018

Tanggal : 9 September 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Kejadian 4:1-5

(Kejadian 4:1-5) Ada dua jenis korban yang dipersembahkan Kain & Habel. Korban dari Kain tidak diindahkan Tuhan, sedangkan korban dari Habel diindahkan Tuhan.

Korban yang Tidak Diindahkan Tuhan

1. Ibadah yang Tidak Berkenan (Yesaya 1:10-20)
Ibadah yang tidak berkenan di hadapan Tuhan adalah ibadah yang tidak berbuah, tidak mengubah kehidupan kita. Ibadah dan korban kita akan diterima bila kita bertobat dan mau mengubah kehidupan kita menjadi berkenan di hadapan Tuhan.

Read more ...

Ibadah Umum, 2 September 2018

Tanggal : 9 September 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok :Matius 18:18

(Kejadian 4:1-5) Habel menjadi lambang dari korban, karena Allah tidak ingin kutukan itu terus berjalan. Habel membersembahkan korban yang diindahkan Tuhan, yaitu anak sulung dari ternaknya. Anak sulung berbicara tentang korban Yesus.

Yesus telah menerima kutuk dari dosa di atas kayu salib, sehingga kita telah bebas dari kutuk akibat dosa (Galatia 3:13-14). Ketika kita percaya kepada Yesus, kita dibebaskan dari segala kutuk. Dengan kematian Yesus, hukum kutuk telah diubahkanNya menjadi hukum berkat .

Read more ...

Ibadah Pelprip, 13 September 2018

Tanggal : 9 Agustus 2018
Pembicara : Bpk. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 11:30-40

Yosua taat mengikuti perintah Allah mengelilingi tembok Yerikho, sehingga tembok itu runtuh (Ibr 11:30). Setelah Yosua dan bangsa Israel menang pertempuran di Yerikho dan Ai, mereka menjadi terlalu percaya diri, sehingga mereka mengambil keputusan sendiri tanpa bertanya kepada Tuhan (Yosua 9:1-15).

Dalam kehidupan kita, seringkali iman kita terganggu oleh kepercayaan tinggi yang terlalu tinggi sehingga kita lupa mengikut-sertakan Tuhan dalam keputusan kita.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 17 September 2018 di rumah ibu Yunita, Villa Melati Mas
  • Rabu, 19 September 2018 di rumah ibu Lydia, Gading Serpong
  • Kamis, 20 September 2018 di rumah ibu Henny, BSD, dan di rumah ibu Dewi, Alam Sutera

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 18 September 2018 di Gereja
DOA PUASA
  • Selasa, 18 September 2018 di Gereja
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 21 September 2018 pukul 19:30 di rumah Kel. Eko Sumitro, Villa Melati Mas

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.