Pembicara : Bpk Timotius Liong
Ayat pokok : Mat 7:24
Tema : Tetap Diberkati Di Tengah Badai

Bagaimana kita menyikapi ketika kehidupan kita tertimpa badai kehidupan. Apakah kita akan menghindar, atau justru menganggapnya sebagai kesempatan.

Kita adalah anak-anak Tuhan yang dikasihiNya. Kita harus percaya bahwa firman Tuhan tidak akan berdampak buruk kepada kita. Kita harus gunakan hikmat dari Tuhan dan dengan iman kita melakukan perintahNya.

Hikmat dapat kita peroleh dari pendengaran akan firman Tuhan. Hikmat dan iman harus berjalan bersamaan.

(Rom 8:28) Ketika badai menerpa, percayalah bahwa Tuhan selalu mempunyai rencana yang baik bagi kehidupan kita. Dahulukan untuk kita memiliki pondasi yang kuat, bukan mencari nama. Bila kita mempunyai pondasi yang kuat, maka kita akan bertahan di tengah badai.

(Bil 13:30, 14:8) Saat kita menghadapi tantangan, kita harus percaya pada janji Tuhan. Kita harus menyesuaikan kondisi kita dengan kehendak Tuhan. Jangan mengatur Tuhan demi kepentingan kita.

Ketika kita dekat dengan Tuhan, kita akan memperoleh hikmat untuk mengetahui apa rencana Tuhan di balik badai yang kita alami.

Tanpa hikmat dari Tuhan, berkat dapat berubah menjadi badai.

Jangan lupa untuk menabur saat kita diberkati. Karena kita akan menuai apa yang kita tabur.

Tuhan memberkati.



Ibadah Umum, 9 Desember 2018

Tanggal : 9 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 12:43-45

Kehidupan kekristenan kita tidak boleh stagnan. Petrus pernah mengalami kegagalan karena kecewa dalam hidupnya. Namun ketika ia mau bergerak dan mengikuti perintah Tuhan, ia diberkati dengan melimpah dan jalanya tidak koyak (Lukas 5:1-11, Yohanes 21:1-3).

Mengapa akhir-akhir ini banyak orang Kristen yang mudah kecewa ? (Matius 12:43-45) Banyak orang Kristen yang rohaninya bersih tersapu dan rapi teratur, namun kosong. Saat rohani kita kosong, kondisi kita akan memburuk lebih dari sebelumnya.

Read more ...

Ibadah Umum, 2 Desember 2018

Tanggal : 2 Desember 2018
Pembicara :Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Yohanes 21:1-13

(Markus 4:1) Tuhan Yesus berbicara dengan orang banyak di tepi danau. Demikian banyaknya orang, membuat Yesus harus berbicara dari atas perahu di tepi pantai.

(Lukas 5:1-11) Di tepi pantai danau Genezaret Yesus mengajar orang banyak dari atas perahu. Orang banyak yang tidak mau beranjak dari pantai, dilambangkan dalam pelajaran Tabernakel sebagai mereka yang tinggal di pelataran, yaitu mereka yang akan masuk aniaya besar di zaman antikris (Wahyu 12:17-18). Mereka adalah orang-orang kebanyakan, bagian dari sekumpulan besar orang yang gagal masuk gereja sempurna.

Read more ...

Ibadah Pelprip, 22 November 2018

Tanggal : 22 November 2018
Pembicara : Pdm. Bondan Abraham
Ayat Pokok : Ibrani 12:12-17

Didikan dan ajaran Allah terasa terlalu berat bagi sebagian orang. Dalam menjalani pertandingan iman, kita tidak harus menjalaninya sendiri. Kita harus saling mendukung antar sesama anak Tuhan. Kita berjalan bersama saling menguatkan tangan yang lemah dan lutut yang goyah.

Komsel dan wadah-wadah diadakan dengan tujuan agar kita dapat saling menguatkan antara sesama anak Tuhan. Dalam perlombaan iman, kita tidak akan kuat berjalan sendiri. Dalam kelompok kecil, kita juga saling menajamkan dan saling mengasah (Amsal 27:17). Kita juga bertekun dalam pengajaran firman Tuhan untuk saling menguatkan, saling mendukung, mengingatkan / menegur (Kisah 2:41-42,46, Ibrani 10:24-25)

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 17 Des 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 19 Des 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 20 Des 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa, 18 Des 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 21 Des 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.