Banyak orang yang tidak buta tapi tidak bisa melihat. Walaupun bisa melihat mereka meraba raba seperti berjalan dalam kegelapan.

Bartemeus adalah orang yang buta secara fisik. Sama seperti orang cacat lainnya, Bartemeus tersisih dan menjadi pengemis. Pada suatu hari ia mendengar Yesus lewat ke tempatnya berada di Yerikho. Bartemeus sudah mendengar siapa Yesus. Ia bahkan mengetahui bahwa Yesus adalah sumber dari segalanya. Dan Ia tidak mau melepaskan kesempatan tersebut

Saat kita mendapatkan kesempatan tapi kita membiarkan kesempatan itu lewat, mungkin kita tidak akan mendapatkannya lagi. Tapi Bartemeus tidak melepaskan kesempatan itu. Bartemeus berseru dengan keras memanggil Yesus. Walaupun ditegur oleh org sekitarnya namun ia tidak berhenti untuk berseru, bahkan tambah keras melakukannya.

Banyak kali dalam kehidupan kita ketika orang lain menegur dan mengkritik kita, kitapun menyerah dan berhenti. Dan kesempatan yang ada di depan kita pun lewatlah.

Seruan dari orang percaya menarik perhatian Tuhan. Tuhan adalah Allah yang mendengar seruan umatnya.

Apakah kita memiliki tekad yang kuat seperti Bartemeus ?

Saat Bartemeus diberi tahu kalau dia dipanggil oleh Yesus, dia segera menanggalkan jubahnya. Dia meninggalkan jubah yang merupakan harta yg berharga baginya dan menghampiri Yesus.

Yesus tau segala sesuatu, namun ia tetap bertanya kepada Bartemeus apa yg dia minta. Bartemeus tanpa ragu meminta supaya dia bisa melihat. Segera Bartemeus disembuhkan lalu mengikuti Yesus.

Yang dapat kita contoh dari Bartemeus
1. Dia tau siapa Yesus
2. Dia memiliki tekad yang kuat dan berani mengambil kesempatan
3. Dia meninggalkan miliknya yg berharga utk menghampiri Yesus.
4. Setelah diberkati, Bartemeus tau mengucap syukur

Tuhan Yesus Memberkati.



Pembicara : Bpk. Michael
Ayat Pokok : Markus 10:46-52
Tema : Orang Buta yang Melihat


Ibadah Umum, 10 Juni 2018

Tanggal : 10 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Amsal 3:1-2
Tema : Sejahtera


(Amsal 3:1-2) Panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepada kita bila kita tidak melupakan ajaran Tuhan dan memelihara perintah Tuhan. Kata sejahtera dalam bahasa Ibrani tertulis Shalowm, dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Completeness, Welfare, Health, Prosperity. Saat kita hidup sejahtera, kita akan menikmati keselamatan, kesehatan, kekayaan dan kelengkapan.

Kekayaan akan kita peroleh ketika kita memuliakan Tuhan dengan harta kita, dan dengan penghasilan pertama dari segala usaha kita (Amsal 3:9-10,16). Kesehatan akan menjadi bagian kita ketika kita hidup takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (Amsal 3:8).

Read more ...

Ibadah Umum, 3 Juni 2018

Tanggal : 3 Juni 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Matius 3:7-12


(Matius 3:7-12) Ketika Yohanes Pembaptis membaptis di sungai Yordan, ia berbicara kepada orang Farisi dan orang Saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat mengenal Taurat, namun tidak berbuah dalam kehidupan nyata. Yohanes berkata kapak dan alat penampi telah tersedia untuk mereka.

Apa yang disampaikan Yohanes Pembaptis, sama dengan yang disampaikan Yesus (Yohanes 15:1-6). Yesus berkata barangsiapa yang tidak tinggal di dalam Dia, akan menjadi kering, lalu dibuang dan dicampakkan ke dalam api.

Yesus juga memperingatkan kita untuk berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Mereka terlihat seperti domba, padahal mereka adalah serigala yang buas. Kita dapat melihat dan mengenal mereka dari buahnya. (Matius 7:15-23)

Read more ...

Ibadah Pelprip, 24 Mei 2018

Tanggal : 24 Mei 2018
Pembicara : Bpk. Timotius Liong
Ayat Pokok : 2 Petrus 1:7
Tema : Phileo - Kasih antara Saudara Seiman

Dalam alkitab terjemahan King James Version, kasih antara saudara seiman menggunakan kata Brotherly Kindness. Sedangkan dalam bahasa Yunani menggunakan kata Philadelphian atau Phileo.

Ada empat jenis kasih dalam bahasa Yunani :
  1. Storge : Kasih antara orang tua - anak ( ada pertalian darah )
  2. Eros : Kasih antara pria dan wanita , ada unsur erotis
  3. Phileo : Kasih antara sesama manusia ( tidak ada hubungan darah )
  4. Agape : Kasih tanpa pamrih
Dalam Alkitab ditemukan kasih Phileo dan Agape

Kasih terhadap saudara-saudara / Phileo dapat didefinisikan menjadi kesalehan yang diimplementasikan kepada saudara seiman kita sebagai sesama manusia.. Ada rasa persaudaraan diantara sesama kita. Point pentingnya adalah bagaimana kasih phileo ini dapat kita terapkan, karena ini adalah salah satu langkah yang harus ditambahkan kepada iman kita. Pada akhirnya kita harus menambahkan kepada iman kita dengan kasih Agape.

Read more ...

INFORMASI IBADAH RUTIN

KOMSEL DOA

  • Senin, 18 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Rabu, 20 Juni 2018 DILIBURKAN
  • Kamis, 21 Juni 2018 DILIBURKAN

IBADAH KAUM WANITA

  • Selasa, 19 Juni 2018 DILIBURKAN
DOA PUASA
  • Selasa,19 Juni 2018 DILIBURKAN
IBADAH RAYON
  • Jumat,, 22 Juni 2018 DILIBURKAN

NB : Untuk Alamat Lengkap Bisa dilihat di Warta Jemaat / Hubungi Sekretariat Gereja

 

 
INFORMASI TAMBAHAN

PELAYANAN SOSIAL

 

Menerima Pakaian Layak Pakai untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Pakaian dikumpulkan di Sekretariat. Tuhan Memberkati.