Print
Category: Ibadah Umum
Hits: 543
Tanggal : 1 Jan 2018
Pembicara : Bpk. Gembala
Ayat Pokok : Kej 12:1-3

(Kej 12:1-3) Janji Allah kepada Abram, menjadi rencana Allah yang besar bagi umat manusia. Selain janji, terkandung pula peringatan bagi mereka yang memberkati atau mengutuk Abram/Abraham

(Kej 15:5) Janji Allah kepada Abraham, keturunannya akan sangat banyak seperti bintang di langit. (Kej 22:17) Banyaknya keturunan Abraham juga seperti pasir di laut. Bintang di langit melambangkan orang Kristen yang bercahaya dan mendapatkan janji Allah yang disampaikan kepada Abraham.

(Rom 9:1-9) Keturunan Abraham yang dimaksud bukanlah anak-anak daging, melainkan anak perjanjian. Namun jangan kita meremehkan keturunan Abraham yang bukan anak perjanjian. Karena walaupun saat ini mereka mengutuk, ada saatnya mereka akan menjadi berkat.

(Kej 26:4) Janji Allah diulangi kepada Ishak, keturunannya akan sangat banyak seperti bintang di langit. Dalam Gal 4:28, Paulus berkata kepada jemaat di Galatia bahwa mereka adalah anak-anak perjanjian. Jemaat di Galatia melambangkan kita orang percaya yang juga merupakan anak-anak perjanjian.

Di masa perjanjian lama, karya keselamatan Allah ada 4000 hasta, dimulai dari zaman Adam dan mencapai puncaknya di zaman Yesus. Di masa kini, janji Allah kepada orang percaya selaku anak perjanjian, juga sepanjang 4000 hasta dan dimulai sejak janji Allah kepada Abraham. Janji ini mengandung janji yang khusus dan hanya dapat diterima melalui salib Kristus. Yesus adalah jalan, kebenaran dan hidup.

(Gal 3:1-14) Yesus telah menjadi kutuk karena kita. Dia menanggung dosa-dosa kita. Janji Allah kepada Abraham akan kita terima melalui salib Kristus di dalam Roh Kudus. 1000 hasta, 2000 hasta, 3000 hasta dan 4000 hasta menggambarkan pertumbuhan kerohanian kita hingga kita dipenuhkan oleh Roh Kudus yang dijanjikan itu.

(Gal 3:23) Kalau kita menjadi milik Kristus, kita adalah anak Abraham dan berhak menerima janji Allah. (Roma 4:16-25) Walaupun tidak ada dasar untuk berharap, Abraham tetap berharap dan percaya, sehingga Abraham menerima apa yang dipercayainya. Janji yang sama juga berlaku untuk kita.

Amin, Tuhan Yesus memberkati.